Selasa

Sebagai hystory

hari ini indah. Malam ini juga napak lebih cerah. Dan saya yang tak berkegiatan setelah kelelahan seharian belajar untuk menambah wasasan tentang potensi di bumi ini. *paragraf ini adalah intermezo yang mungkin tidaak terlalu penting juga untuk di bahas.

Dimulai dari kata  "dan". Dan saya yang saat ini mencoba untuk mengedit sebuat cerita lama yang telah kosong, bahkan sudah tak berjudul. Sangat layak bila saya sendiri mengatakan kisah ini sudah tak berjudul karena cerita sebelumnya telah hilang dan tertutupi secara singkat dengan sederhana.

memulai cerita: Dari seorang gadis manis yang pernah saya suka Semasa Sekolah Menengah Atas dulu. Saya pernah menyukai seorang wanita yang saya sendiri mengambarkannya dengan kata Indah pada semua sikapnya. Inisial nama gadis ini adalah "N A", dia seorang wanita Scorpio yang lahir pada 7 November,, sungguh saat itu dia yang bernilai indah di mata saya, sosoknya yang mandiri, lucu, baik, cantik bahkan sederhana itulah yang hampir tergambar pada diri wanita ini. Wanita ini yang pernah membuat semuanya menjadi terasa lebih hebat, hingga membuat diri saya ingin selalu berdampingan dengannya, saya yang telah menyukainya sejak kelas satu, saya adalah pengagum sosoknya yang pemalu, karena saya tahu banyak orang-orang lain yang saya anggap lebih pantas yang juga mengagumi dia dengan segala sikapnya. Tapi dialah yang membuat saya merasa hebat, hebat untuk terus ingin mendekatinya, hingga sampai akhirnya berbalas kasih darinya. Sebuah  hal yang paling teringat selama ini darinya, Perlakuannya yang unik dalam setiap hari-harinya, Wanita ini yang selalu datang terlambat datang ke sekolah, dan wanita ini yang selalu tenang dalam setiap raganya dan tingkah lakunya, Dan wanita inilah yang hingga membuat saya jatuh cinta padanya  dengan segala perilakunya.

INI KITA: Kita  yang hebat dimasa itu, kita hebat saat kita mampu berjalan searah dengan bergandengan. Dan kita pun akan terlihat lebih hebat saat kita mampu duduk bersamaan dan saling menatap. Saya yang sejak itu mampu memperhatikannya selama 730 hari hingga semuanya terberai karena semuanya menjadi semu. kita yang tak pernah mengira bahwa selama itu kita yang tak pernah berbenturan oleh ego, bahkan hanya keceriaan yang selalu kita bagi lewat segala canda. tapi semua awal adalah akhir.   *terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar